AKANKAH VAKSIN MENJADI FASE PENUTUP SERIAL DRAMA PANDEMI?

  • Whatsapp

Angga maulana_am.angga29@gmail com
Jurusan kesehatan masyarakat_UIN Alauddin Makassar.

FASE AWAL SERIAL DRAMA PANDEMI
Fase awal serial drama pandemic di mulai sejak bulan maret tahun lalu, pada saat itu kehidupan mulai terasa berbeda. Di mulai dengan diterapkannya protocol kesehatan lalu di ikuti dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membuat kita mati kutu, tak bisa berbuat banyak, yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah mematuhi semua aturan yang di terapkan pemerintah.

Episode awal serial pandemic ini dimulai dengan anjuran bekerja dari rumah, beribadah di rumah, belajar dari rumah, semua dilaksanakan serba online. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun, jika masih bisa online, kita tidak dianjurkan untuk keluar rumah. Kehidupan terasa terkurung dari dinding ke dinding lain di rumah kita.

Setelah itu muncullah istilah adaptasi kebiasan baru (AKB) di belahan dunia lain yang biasa kita sebut new normal atau kebaruan yang di normalkan. Apakah pandemic sedramatis itu? Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Pandemic adalah sebuah bencana kemanusiaan yang bisa dilihat dari berbagai sudut pandangannya.

Sebagaimana sebuah bencana, pastinya ada hikmah yang bisa di petik didalamnya, ada sebagian orang yang tersiksa dengan bencana, ada juga sebagian orang yang menikmatinya karena bisa melewatinya dengan penuh kesadaran. Kesadaran untuk bisa menggunakan kesempatan terbaik di masa-masa yang di penuhi dengan kesulitan.

FASE PERTENGAHAN SERIAL DRAMA PANDEMI
Setelah memasuki fase pertengahan serial drama masa pandemic ini, berbagai macam hal yang kita lakukan. Manusia tidak mau mengalah melawan pandemic. Manusia yang di ciptakan tuhan dengan kelebihan akal mencoba mencari jalan keluar mengakali pandemic ini. Manusia mulai sadar bahwa hanya dengan mengaktifkan akal lah manusia bisa keluar dari krisis ini.

Berbagai macam modifikasi dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Meskipun tidak maksimal dan sulit dilakukan, tetapi manusia mencoba esensi dari hal yang dilakukan, Yang ter penting adalah esensi dari sebuah kegiatan, bukan bagaimana kita melakukannya.

Sebagai contoh pembelajaran online yang dilakukan sejak pandemic ini berlangsung. Pembelajaran online memang tidak ideal, tetapi esensi belajar tidak bisa dinafikkan. Meskipun tidak merata dan berbagai macam problematikanya, beberapa tempat berhasil menjalankan pembelajaran online dengan baik.

Salah satu fenomenal adalah online shop. Lagi-lagi ini tidak ideal, namun esensinya bisa sangat bermanfaat. Banyak kegiatan ekonomi kini dilakukan secara online dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Hal ini setidaknya bisa membantu membatasi mobilitasi masyarakat yang pada akhirnya bisa menekankan penyebaran virus.

Event-event besar dalam kehidupan dilakukan dngan sangat sederhana, ada juga yang di tunda, bahkan ada juga yang akhirnya mengalami pembatalan. Namun sayangnya, tidak semua pemerintah bisa menangani pandemic dengan baik. Tidak semua kebijakan yang dikeluarkan benar-benar bisa meringkankan beban masyarakat, ada yang justru memperberat keadaan.

FASE PENUTUP SERIAL DRAMA PANDEMI
Dengan berbagai macam masalah yang terjadi, kita tidak boleh menyerah. garda terdepan terus berjuang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, tidak ada alasan bagi kita untuk menyerah. Takdir memang dari tuhan, tetapi kita manusia berkewajiban mengushakan yang terbaik yang kita bisa.

Lebih khususnya kepada para tenaga kesehatan yang terus menjalankan tugasnya dengan penuh keberanian dan pengorbanan, memeriksa, mengobati, dan merawat para pasien yang telah tepapar virus. Raut muka lelah, letih dan penuh harapan mereka seharusnya menjadi cambuk pelacut bagi kita untuk bangkit melawan pandemic.

Sebagian orang yang bekerja di belakang meja bekerja senyap, namun hasilnya sangat dinantikan masyarakat. Mereka semualah yang mencoba menemukan VAKSIN yang ampuh melawan virus yang mematikan ini. Vaksin yang akan menjadi bagian pertama dalam menuntaskan permasalahan yang terjadi di seluruh manusia di dunia. Berbagai macam klaim penemuan vaksin di umumkan, tetapi tidak semuanya menghasilkan produk vaksin yang bisa di terima. Masyarakat terbelah dengan perdebatan tingkat ke efektifan vaksin-vaksin yang beredar pemberitaanya di media massa. Ada yang pro dan ada yang kontra.

Vaksin ini merupakan bahan antigenetik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit yang mengandung bakteri, racun atau virus penyebab penyakit yang telah dilemahkan atau sudah dimatikan. vaksin biasanya akan menimbulkan reaksi system imun yang spesifik dan aktif terhadap penyakit tertentu, misalnya vaksin flu untuk mencegah flu dan vaksin COVID-19 untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2.
vaksin akan merangsang system kekebalan tubuh untuk memproduksi antibody. Proses pembentukan antibody inilah yang disebut imunisasi. Namun, hal ini juga memiliki efek samping bisa bersifat ringan, misalnya hanya berupa demam atau nyeri dilokasi suntikan Serta sebagian orang juga merasakan efek samping cukup berat seperti munculnya reaksi anafilaktik.

Berbagai sudut pandang yang diperbincangkan di tengah-tengah masayarakat, selain ke efektifan vaksin yang di pertanyakan, ada juga yang mempertanyakan tahapan uji klinis yang dilakukan. Efek samping dan keamanan vaksin juga menjadi hal yang diperbincangkan di tengah publik. Di Negara muslim kehalalan vaksin pun ikut disangsikan.kesetaraan dalam mengakses vaksin pun menjadi perdebatan Didalam domestik Negara sendiri, pengadaan dan pendistribusian vaksin bisa saja bermasalah, ada kemungkinan untuk dipolitisasi.

Di Negara kita sendiri, proses vaksinasi sudah di mulai sejak 13 januari 2021 lalu. Di mulainya proses ditandai dengan di suntikannya vaksin kepada presiden jokowi bersama dengan para perwakilan dari petugas kesehatan, tokoh agama, guru, buruh dan pedagang di istana Negara.

Alhamdulillah setelah vaksinasi dilakukan, kita harus siap berdamai dengan keadaan, bisa saja vaksin yang digadang sebagai fase penutup serial drama pandemic ini memiliki episode-episode tambahan untuk menuntaskan ceritanya.

Seberapa banyak dan panjang episode tambahan diperlukan akan sangat bergantung usaha dan doa kita untuk mengakhirinya, selebihnya kita serahkan kepada tuhan yang berkuasa menentukan kapan ceritanya drama ini akan berakhir.
#staysafe
#stayhome
#UntukIndonesiaSehat!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *