BERJALAN DENGAN LANCAR, LIVE IN ISMKMI SULSELBAR DILAKSANAKAN DI DESA MONCONGLOE KABUPATEN GOWA.

  • Whatsapp

Makassar, Violet- Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (ISMKMI) wilayah 4 daerah SulSelBar telah mengadakan kegiatan Live In dengan tema Optimalisasi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Yang Sinergis,Inovatif Dan Solutif bertempat di Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Selasa-Jumat (26-29/01/2021)

Live in adalah salah satu bentuk pengabdian masyarakat dengan tinggal serumah dengan masyarakat setempat dalam beberapa hari. Kegiatan yang dilakukan meliputi mengikuti kebiasaan pemilik rumah, analisis social, hingga serangkaian kegiatan social kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan, penyuluhan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pengukuran antropometri, dan pemanfaatan asset pangan local daerah setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh warga desa moncongloe, pihak puskesmas, pengurus wilayah, pengurus Nasional dan beberapa delegasi dari anggota tetap ISMKMI, dihadiri juga oleh Dewan Pengawas Nasional wilayah 4.

Farida sumardiati S.Sos selaku kepala desa Moncongloe sangat merespon Kegiatan yang dilakukan oleh ISMKMI karna disamping dia juga membatu kami sebagai aparat daerah kami juga terinovasi untuk melakukan hal hal yg terkait dengan stunting, kesehatan lingkungan, sanitasi, dan PHBS. Selain itu ia pun menyampaikan pesan dan kesannya kepada mahasiswa
“Kesannya sangat baik saya sangat bersyukur tidak bisa diungkapkan sebagai kata kata karena sangat mendalam, Pesannya untuk adik adik kami yang dari kesehatan ini untuk datang lagi kesini untuk mengabadikan ilmunya dan memberikan kami motivasi karna katanya akan datang 3 bulan kedepan” ungkapnya.

Angga maulana selaku koordinator daerah ISMKMI wilayah 4 SulSelBar menjelaskan gambaran umum kegiatan live ini
“Baik, jadi adapun rangkaian kegiatan live ini yg dilaksanakan selama 4 hari ini mulai tanggal 26-29 dimana yang pertama kita melaksanakan pembukaan, dilanjut dengan fokus grup discusion (FGD), tanggal 27 kita lanjut senam gerakan masyarakat hidup sehat ( GERMAS), setelah itu dilanjut penyuluhan germas sekaligus dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan oleh pihak puskesmas dan komunitas kesehatan makassar, setelah itu dilanjutkan program stuting dimana kita melaksanakan penyuluhan kemudian pengukuran antropometri dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan juga balita, setelah itu kita melakukan masak, kita memasak daun kelor dimana daun kelor diolah menjadi puding sebagai bahan untuk mencegah stunting, Kemudian tanggal 28 kita melaksanakan survey stunting ke setiap rumah warga door to door kemudian dilanjutkan dengan sekolah binaan setelah itu kita melakukan penyuluhan siap siaga bencana tepatnya di kantor desa Moncongloe kecamatan manuju dan di tanggal 29 kita melaksanakan kerja bakti bersama dengan aparat desa sekaligus warga di kantor desa sekaligus dilakukan penanaman toga yaitu daun kelor di pekarangan kantor desa , insyaallah sebentar siang melaksanakan penutupan yaitu setelah sholat Jumat pukul 13.00 WITA. Semoga diberikan kesempatan dan kesehatan hingga selesai” unggkapnya.

Selaku kader posyandu Zubaedah merasa bersyukur dengan adanya kegiatan live in ini karena kita bisa melakukan pemeriksaan kesehatan gratis
“Alhamdulillah karna masyarakat disini biasa ada yang sakit tapi malass ke puskesmas akhirnya ada disini gratis” ungkapnya. (MR/SW)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *