FAKTA MENGEJUTKAN DIBALIK PEMOTONGAN UKT STIK TM

  • Whatsapp

Makassar, Violet- Pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang dari segi kesehatan tetapi juga menyerang dari segi ekonomi sehingga banyak dari mahasiswa yang mengalami kendala finansial dan kesusahan dalam membayar uang kuliah tunggal (UKT), oleh karena itu banyak mahasiswa yang meminta keringanan dari pihak kampus terkait pemotongan UKT. Sabtu (26/12/2020)

Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) mengatur mekanisme penyesuaian UKT melalui peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (permendikbud) Nomor 25 Tahun 2020 tentang standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi pada perguruan tinggi di lingkungan kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Peraturan itu bertujuan untuk memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang menghadapi kendala Finansial selama pandemic Covid-19.

Diana Mirzah, S.Si., M.Kes. selaku wakil ketua 3 Sekolah tinggi ilmu kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar sekaligus yang mengurusi terkait permohonan Pemotongan UKT yang diajukan oleh Mahasiswa telah mengeluarkan beberapa nama yang menerima bantuan pemotongan UKT pada tanggal 02 November 2020.
Saat di wawancarai dari pihak Violet melalui Whatsapp beliau menjelaskan bagaimana proses selanjutnya dari pemotongan UKT tersebut.
“ Jadi aturannya itu , Dana dari pusat langsung masuk ke rekening kampus, dana UKT tersebut tidak di bagikan kepada mahasiswa. jadi yang di usulkan itu ada sekitar 101 orang dan itu full. Jadi mahasiwa yang berjumlah 101 orang tersebut tidak ada yang membayar setengah SPP dan lain-lain. dan saya juga sudah berkoordinasi dengan pak basyir selaku wakil ketua 2 untuk uang UKT ini akan di alokasikan untuk semester depan, yaitu semester genap pada bulan februari. Jadi UKT itu hanya bantuan dari pusat berupa keringanan biaya UKT dan bantuan itu hanya satu kali pembayaran saja, hanya satu semester maka kita alokasikan untuk semester depan.jadi nanti saya akan buat surat pernyataan penerima bantuan UKT dan keterangannya” ungakapnya (RSM/SW)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *